Senin, Desember 07, 2009

Hari Pertama Ulangan Semester 1

Bel alarm hp ku berbunyi,, tapi bunyi hp yang ini beda dari sebelum nya.. karena hp ku yg lama ilaang... hha
lalu menyiapkan bekal utk sekolah, membawa roti.. lalu merebus air panas.. dan mandee...

abis mandi gante baju... lalu buat sarapan roti..
abis itu berangkat..
ngebut untuk memecahkan rekor kecepatan di speedometer ku.. hhaa
dengan kecepatan 35KM/jam

lalu sampe sekolah, dan sekolah masih seepi....
dan belajar sejenak sambil menunggu...

lalu bel berbunyi, dan pengawas pun masuk
lalu selembar soal dan selebar kertas jawaban pun telah dibagikan..
lalu mengisi soal2 bahasa indonesia..
dan di nomer terakhir disuruh membuat cerpen, dan mau tau gk aku buat cerpen apa?? aku buat cerpen yg judul nya "Jalan-jalan naik sepeda" lalu ku ceritakan pengalaman ku naik sepeda... lalu kalau bagus dia ngebuat cerpen yg judul nya Green fest 2009.. hhaa... ada2 aja ya...

trus ngerjain soal agama,,, lumayan gampang...
trus bel pulang.. dan sampai rumah,
dan OL sebentar
trus ngaji
lalu Sore2 minum susu,,, lalu.. magribh salat..
lalu belaajaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
belajar2,,,
membosankan... hhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
biar pintar...
lalu ngantuk..
mau tidur..
dadah
maaf yaahh lagi capek dan males banget nih nge blog. jadi gak niat gini.. hehe

Minggu, Desember 06, 2009

Seru, dan melelahkan


Bangun pagi2 jam 4, trus mandi, trus salat, trus ngebangunini kakak untuk ke fun bike green fest
lalu OL sebentar sambil menunggu jam 05.30.. lalu sepeda dimasukan ke mobil, ada 2 mobil broo,,, hhaaa...

lalu segeralah berangkat dari rumah jam 05.30
selama diperjalanan, mas ageng nyetir nya kayak org gila!! ngebut2, kayak roaller coaster
sampe2 sepeda ku lecet karena kena gesekan gitu deeh... hhaaa
lalu, setelah 1/2 jam dimobil bersama mas ageng naik mobil.. akir nya nyampe juga di parkir timur senyanan..

lalu berlanjut ke tempat b2s kumpul, dan bertemu Ichan,Icha,Laras,Adrian,axel,vhea,dll...
lalu segera menuju depan garis start untuk memimpin acara green fest.. hha

lalu dijalan foto2, menjaga barisan, lalu setelah selesai
laras,ichan,icha,dll mengambil/menjadi petugas kupon undian.. hha kasian mereka teriak2
lalu setelah lamaa menuggu, akhir nya doorprize dibagiin, dan dibaca nomer nya 002112, yaah gk dapet,, 003392 yaah gk dapet dan seterus nya sampe abis... hiks :'( gk dapet door prize, hha trus ngeliat atraksi BMX,

dan setelah itu aku mau SMS ke mas ageng keberadaan ku.. tapi tiba2 handphone ku gk ada!!
waduh, aku takut aja... dikirain hp nya gk dibawa... setelah dicari dirumah, hp nya gk ada juga.. hp ku dimana kamu???
yaah.. hp nya hilang :'( sial bgt... huh pasrah aja deeh... make hp yg jelek,, hha sbel2 kenapa harus hp yg ilang?? kan didalam hp nya ada sms terakhir dari temen ku alm.agung sebelum dia meniggal... trus ada ucapan selamat ulang tahun dari tahun 2006-2009 dan ada video2 lucu bareng temen,, dan ada foto2 lucu bareng temen jugaa... sebeellllllllll

lalu minjem HP nya laras deeh..
abis itu nganterin rahman, dan ayas beli minum, dan abis itu pada bubar, dan aku balik ke sepedaku
tapi mas ageng nya gk ada...

trus aku sambil nemenin rahman ngambil pohon, dan abis itu aku ngeliat ke parkir sepeda nya mas ageng.. dan mas ageng sudah menunggu,,
abis itu... segeralah mau pulang, tapi mas ageng mau ngambil pohon dlu... dan menunggu
lalu pas mau keluar dari tempat green fest, rame bgt, jadi macet deh... hhaa

trus gowes bentar ke tempat parkir dan sepeda dilipat dan dimasukan.. dan mungungg 1/2 jam dan sampe rumah.. capeekk uy..
trus langsung makan, OL
trus disuruh belajar karena besok mau ulangan umum

belajar,makan, tlah dilewati
dan besok ulangan umum deh, besok jadwal ulangan semester nya Agama dan Bahasa Indonesia.. semoga bisa mengerjakan dengan sebaik-baik nya.. amin

huaaam... ngantuk nih.. dadaaah udahan ya curhat nya..

Jumat, November 27, 2009

Jalan-jalan ke JPG



Ternyata dengan menjadi anggota BtS aku mendapat banyak teman baru dan pengalaman baru. Misalnya seperti hari ini (Minggu 22 November 209) aku jalan-jalan ke JPG di Serpong bersama Kak Dimas, Kak Ihsan, dan Kak Damar. Mereka itu teman-temanku di BtS. Kak Ihsan dan Kak Damar sudah SMA, sementara Kak Dimas satu sekolah denganku.
Sekarang aku mau cerita nih pengalamanku ke JPG. Tadi pagi aku bangun pukul 04.00 buat siap - siap mau berangkat ke JPG, soalnya kak Dimas akan menjemput pukul 05.00. Setelah salat Subuh aku masukkan minum, cemilan, dan jas hujan ke tas. Siapa tahu di sana tidak ada makanan, aku tidak akan kelaparan karena sudah membawa cemilan seperti chiki.
Pukul 05.00 Kak Dimas datang dengan sepedanya. Maka Aku pun berangkat menaiki Wim Cycle Pride 24 ku yang setia. Kami menuju Ramayana Ciledug untuk bertemu Kak Ihsan. Kata Kak Dimas dia janji bertemu Kak Ihsan di sana. Kami juga akan bertemu Om Anto di sana. Oh ya, Om Anto ini teman baru kami, yang kami kenal seminggu lalu waktu kami baru pulang dari acara pertemuan BtS di Senayan. Waktu itu Kak Damar mengajak Om Anto ke JPG, dan dia bersedia menemani kami.
Ternyata biar sudah janjian sebelumnya, kenyataannya tidak berjalan mulus. Kami sempat putar-putar saling mencari meski pun akhirnya bertemu juga dengan Kak Ihsan dan Om Anto. Baru sekitar pukul 06.30 kami berangkat dari Ciledug menuju JPG. Di jalan, tepatnya di Pertigaan Regency, kami berhenti lagi menunggu Kak Damar yang menunggu di depan RS Omni, Alam Sutera. Lho? Hehehe..Om Anto yang menjemput Kak Damar ke sana, kami menunggu di Regency.

Pertamanya, sih aku merasa capek menggowes selama itu, tapi lama-kelamaan jadi asyik juga. Tak terasa kami sudah tiba di JPG, pukul 08.00. Ternyata lama juga ya? Soalnya tadipake cari-carian dulu sih. Om Anto langsung menyuruh kami sarapan di Warung Mpok. Aku makan arem-arem.

Di warung Mpok itu banyak sekali pesepeda lainnya. Oleh Om Anto kami dikenalin ke Kak Donny. Kak Donny ini hebat, karena dia bisa keliling JPG empat kali dalam sehari. Soalnya Kak Donny ini atlet.
Saat istirahat ini aku dan Kak Damar membagi-bagikan stiker BtS ke tiga anak sekolah yang sedang main ke JPG. Mereka adalah si kembar Doni dan Dino serta Chiko. Mereka bilang sihbelum pernah dengar Bike to School. Ya, nggak apa-apa kan sekarang mereka tahu kalau ada Bike to School. Aku lalu menerangkan Bike to School itu ke mereka, apalagi mereka bilang jarak dari rumah ke skolahnya hanya 4 kilometer. Kak Ihsan juga menempel stiker BtS di JPG biar semakin banyak orang kenal BtS.

Setelah selesai sarapan mulai deh kami masuk ke arena JPG. Jengjreet !!! Ternyata arenanya ekstrem banget. Pertama-tama kami ketemu Tanjakan Pisang yang curam banget. Aku dan Kak Dimas nggak kuat menggowes sepeda, jadinya kami tuntun sepeda. Kak Damar dan Kak Ihsan hebat karena mereka kuat mengayuh sepeda sampai ke atas.

Lalu kami diajak Om Anto melewati daerah rawa-rawa. Jalannya sih nggak ekstem, tapi ceritanya yang nyeremin. Kata Om Anto setelah kami melewati daerah itu, daerah itu tempat membuang ular. Iihh serem…untung Om Anto ceritanya setelah kami lewat.
Lalu kami ketemu tanjakan Sumur. Aku semangat langsung No 1 yang sampai atas. Apalagi turunannya 90 derajat, huaa! Turunan yang seram lainya yang dekat kuburan. Turunan yang pertama sih biasa. Tapi yang kedua curam dan harus lewat jembatan karena kanan-kirinya sawah. Sebenarnya aku takut nanti nyemplung atau jatuh dan patah tulang, tapi aku berusaha berani dan ternyata aku bisa.
Habis itu aku langsung ke Turunan S yang ternyata enak banget dan katanya memang ekstrem. Bayangin aja, abis turunan harus langsung belok kiri patah. Kata Om Anto jangan melihat ke bawah tapi lihat ke arah pohon bambu sehingga kami tahu kapan harus mengerem. Aku coba saran Om Anto dan ternyata aku bisa. Cuma di sana aku harus cepat-cepat karena ada rombongan lain yang mau lewat, dan mereka jalannya cepat sekali. Setelah mereka lewat baru kami mengikuti dari belakang.
Ada juga yang namanya tanjakan dan turunan Roller Coaster. Itu benar-benar GILA!!! Karena banyak kejadian yang tak diinginkan, ya sudah lah kami nggak boleh main di situ. Takut berakibat fatal. Katanya dulu ada orang yang patah tulang punggungnya karena jauh di situ. Lalu waktu kami sedang istirahat lagi di Warung Mpok ada yang cerita ada bule yang jatuh di sana. Untungnya ada orang yang megangin sepedanya sehingga dia tak tertimpa sepedanya sendiri.
Kami beristirahat cukup lama di Warung Mpok karena suasananya enak. Banyak anginnya sehingga kami betah di sana. Pukul 10.30 baru kami pulang. Pengalaman ke JPG ini benar-benar tak terlupakan.
Salam hangat!

Bike to School Nyobain Ancol Commuter


Ancol Taman Impian besok, Minggu (25/10), akan meluncurkan sebuah wahana wisata baru, yang diberi nama Carnaval Bike Beach. Wahana baru ini adalah arena bersepeda yang dibuat Ancol khusus untuk wisata keluarga, supaya makin rajin dan cinta sepeda.

Tapi kamu tahu nggak, sebelum wahana baru itu betul-betul dibuka secara resmi, Bike to School (BtS) sudah nyobain trek ini...hihihi...

Sabtu (24/10) sore, Dimas dan Laras yang akan menjaga stand BtS di Urbanfest ngacirsebentar untuk mencoba trek baru yang didesain oleh Ancol. Tentu saja mereka berdua ke sana menggowes sepeda, tapi dari Pasar Seni lho, bukan dari Ciledug tempat tinggal mereka.

Ada dua sepeda yang digunakan, yakni Polygon Astroz yang menjadi properti pameran BtS, dan Strida, sebuah sepeda lipat milik “tetangga sebelah”. Kebetulan stand BtS tetanggaan dengan stand Majalah Ride Bike Indonesia, yang masih satu induk dengan Warta Kota. Mas Abi dari Ride Bike berbaik hati meminjamkan sepeda properti standnya.

Wahana baru itu berada di Pantai Carnaval, yang letaknya paling timur dari Ancol. Tempatnya sepi di hari biasa, dan baru ramai jika ada konser-konser. Setelah bertanya sana-sini, ditemukanlah trek itu yang letaknya berada di tepi pantai. Trek sepanjang 1.500 meter itu dibuat dari bahan conblock, dan memiliki beberapa “gundukan” yang bikin acara bersepeda kamu jadi seru.

“Sebenarnya seru banget treknya karena ada jedukan-jedukan begitu. Tapi treknya kurang panjang jadi cepat selesai,” kata Dimas.

“Iya, coba di semua Ancol ada trek seperti ini,” kata Laras menimpali.
Mereka juga menyoroti lokasi trek yang masih minim pohon. “Kalau kita ke sini siang-siang pasti panas banget,” ujar Laras.

Memang sih, namanya juga trek baru yang bener-bener masih gress, masih dikebut penyelesaian akhirnya, sehingga pohon-pohonnya masih pendek-pendek. Yakin deh tahun depan kondisi trek ini sudah lebih nyaman.

Oh ya, trek di Pantai Carnaval ini adalah tahap awal dari rencana Ancol Taman Impian menuju tempat wisata berwawasan lingkungan. Nantinya, menurut General Manager Ancol Taman Impian, YJ Harwanto, tak ada lagi kendaraan bermotor sliweran di dalam lingkungan Ancol. Kendaraan pengunjung harus parkir di kawasan yang ditentukan, dan mereka berputar-putar di Ancol dengan sepeda atau shuttle bus yang disediakan. Ancol menamakan rencana ini Ancol Commuter.

Saat ini Ancol sudah menyiapkan jalur sepeda sepanjang 9 kilometer, dan 200 sepeda yang bisa dipinjam untuk transportasi di Ancol. “Pasti akan ditambah lagi,” kata Pak Harwanto beberapa waktu lalu. Nah, asyik kan?

Bukan cuma itu, di Ancol juga ada wahana bersepeda yang lebih menantang yang namanya Bika Holic. Di sini kamu bisa coba trek yang disebut Pumping dan Half Tube, yang didesain oleh Chandra, seorang biker yang namanya udah ngetop di kalangan pesepeda. Di wahana ini kamu bisa belajar teknik dirt jump.

Kalau kamu tertarik untuk main sepeda di Ancol, selain menggowes langsung dari rumah sampai Ancol (pasti yang rumahnya di bagian selatan Jakarta langsung menolak usul ini deh), kamu juga bisa naik busway dan kereta api. Sepedanya? Ya dimasukkan ke moda transportasi itu. Di Ancol ada shelter perhentian busway dan stasiun kereta api.

Tarif tiket masuk Ancol Rp 13.000/orang. Namun kalau kamu datang pukul 06.00-09.00, kamu Cuma bayar Rp 6.000.

Hati-hati Bersepeda Saat Hujan


Wah guys, sekarang sudah bulan November dan seperti biasanya Jakarta dan sekitarnya sudah memasuki musim hujan. Terbukti dari hujan yang selalu mengguyur Jakarta dan sekitar saban siang. Nah, karena kita bersepeda ke sekolah sudah pasti musim hujan berpengaruh ke kita.


Musim hujan baru akan berakhir pada akhir Maret atau awal April tahun 2010. Pada masa akhir tahun hujan akan turun pada siang hari, sehingga kita kehujanan saat pulang sekolah. Namun, pada awal tahun nanti hujan akan turun dari dini hari sampai pagi sehingga kita kehujanannya saat berangkat sekolah.

Ada yang sebal dengan musim hujan ini karena tidak suka menjadi basah karena kehujanan. Namun banyak juga yang senang bersepeda sambil hujan-hujanan karena hal itu memang mengasyikan. Apalagi kalau hujannya deras, laksana naik sepeda sambil berenang. Cuma tanggung sendiri ya kalau sakit, dan jangan merepotkan Mama.

Di balik keasyikannya, bersepeda sambil hujan-hujanan juga memiliki beberapa risiko bagi pesepeda, yakni:

  1. Jalan basah.

Jalan yang basah itu identik dengan licin, karena roda kendaraan tidak bisa langsung mencengkeram aspal karena terhalang oleh air. Hal itu berbahaya bagi sepeda yang hanya memiliki dua roda dan mengandalkan keseimbangan pengendaranya. Karena itu jangan mengerem mendadak supaya sepeda tidak selip saat rodanya mendadak berhenti. Salah satu cara supaya tidak mengerem mendadak adalah jangan ngebut.

  1. Genangan air.

Genangan air kelihatanya asyik untuk dilewati, karena airnya bisa nyiprat ke mana-mana (cocok sekali buat para BtSer yang iseng). Namun sebaiknya genangan air jangan dilewati. Alasannya, genangan air itu menutupi kondisi permukaan jalan, termasuk menutupi lubang. Jika lubang itu dalam, padahal kalian tak bisa menaksir kedalamannya karena tertutup air, kalian bisa jatuh. Roda sepeda pun bisa bengkok karenanya. Jadi, dari pada badan terluka dan sepeda rusak, mendingan hindari genangan air.

  1. Awal hujan turun

Pada saat rintik-rintik hujan mulai turun kita mempercepat laju sepeda agar tidak kehujanan di jalan. Ternyata hal itu berbahaya. Sebaliknya kita harus mengurangi laju sepeda untuk menghindari celaka. Kenapa? Jalan raya yang kita lewai sering sekali terkena tetesan oli dari kendaraan bermotor yang lewat, dan kita tahu oli itu licin. Pada saat hujan oli yang licin itu terkena air dan berada di permukaan air sehingga membuat jalan lebih licin lagi saat hujan baru mulai.

  1. Jarak pandang terbatas

Hujan mengakibatkan jarak pandang pengendara berkurang, baik dia pengendara sepeda, sepeda motor, atau mobil. Nah, daripada kita berharap orang lain yang melihat kehadiran kita, lebih baik kita yang lebih berhati-hati terhadap kendaraan lain. Nyalakan lampu kedap-kedip untuk menarik perhatian, dan bunyikan bel setiap akan melewati persimpangan.

  1. Rem

Kanvas rem yang basah membutuhkan waktu 10 kali lebih lama untuk bekerja. Jadi jangan heran jika sepeda tak bisa langsung berhenti saat rem ditarik. Karena itu tarik lah rem berkali-kali agar air di kanvas rem terperas keluar.

OK, hati-hati bersepeda saat hujan. Jangan lupa bungkus buku-buku, dompet, dan telepon seluler dengan plastic supaya tidak rusak.

Bersepeda Saat Puasa, Sehat dan Dapat Pahala

Ubah mindset kita jika berolahraga itu sukar dilakukan saat berpuasa. Para ahli menyebutkan olahraga itu bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat berpuasa. Asalkan takaran berolahraganya disesuaikan dengan kondisi saat puasa. Begitu juga bersepeda saat berpuasa.



Bersepeda bisa juga dilakukan selama berpuasa. Asalkan tahu cara dan waktunya. Beberapa di antaranya adalah memilih waktu yang tepat bersepeda.

Eh, iya sebelum bersepeda, usahakan pada malam hari -setelah berbuka atau saat sahur- minum air putih yang banyak. Para ahli menganjurkan, minimal minum air putih 10 gelas (ukuran 500 cc) per hari. Supaya tubuh kita cukup air sewaktu menjalankan aktivitas sambil puasa di siang hari. Jangan lupa perbanyak makan-makanan berserat dan protein tinggi supaya tetap bugar di siang hari.

Paling memungkinkan untuk sepedaan adalah pukul 05.30 sampai pukul 07.00. Di mana, matahari belum bersingsut. Udara sejuk di pagi hari akan mengurangi pemakaian energi berlebih saat bersepeda.

Seperti biasa, pemanasan diperlukan sebelum ngegowes. Usahakan jangan mengambil trek yang banyak tanjakannya. Santai saja saat menggowes alias jangan ngotot. Kurangi waktu tempuh bersepeda dibandingkan dengan bersepeda di luar bulan-bulan Ramadan.

Sebenarnya, godaan terberat bukan rasa haus yang menyerang saat bersepeda, melainkan emosi kita saat melaju di antara kendaraan-kendaraan bermotor penyumbang polusi udara kota.

Di sini, mumpung Ramadan, berlatih kesabaran agar pahala puasa tidak berkurang. Intinya, enggak perlu langsung marah kalau jalurnya diserobot pengendara sepeda motor atau angkutan umum. Santai aja bro, nikmati perjalanan. Jangan cuma karena emosi sesaat puasa kita jadi terhambat.

Selain bersepeda di pagi hari, bersepeda di sore hari juga ada bagusnya. Yang paling asyik kalau bersepeda satu atau dua jam sebelum berbuka. Ya, itung-itung ngabuburit lah. Asyik toh, enak toh, berkeliling ke sejumlah tempat keramaian sambil naik sepeda. Lagian kan lumayan, sambil bersepeda bisa mampir ke para penjaja panganan berbuka puasa untuk dibawa pulang dan berbuka puasa bareng keluarga. Berbagi rezeki dengan pedagang dan membahagiakan keluarga yang di rumah dengan makanan yang kita beli, pahalanya bisa berlipat-lipat.

Jadi, Ramadan tidak akan mengurangi waktu bersepeda. Sudah sehat, dapat pahala pula. Lha, kalau sudah begitu tunggu apa lagi, ayo ngegowes