Jumat, November 27, 2009

Bike to School Nyobain Ancol Commuter


Ancol Taman Impian besok, Minggu (25/10), akan meluncurkan sebuah wahana wisata baru, yang diberi nama Carnaval Bike Beach. Wahana baru ini adalah arena bersepeda yang dibuat Ancol khusus untuk wisata keluarga, supaya makin rajin dan cinta sepeda.

Tapi kamu tahu nggak, sebelum wahana baru itu betul-betul dibuka secara resmi, Bike to School (BtS) sudah nyobain trek ini...hihihi...

Sabtu (24/10) sore, Dimas dan Laras yang akan menjaga stand BtS di Urbanfest ngacirsebentar untuk mencoba trek baru yang didesain oleh Ancol. Tentu saja mereka berdua ke sana menggowes sepeda, tapi dari Pasar Seni lho, bukan dari Ciledug tempat tinggal mereka.

Ada dua sepeda yang digunakan, yakni Polygon Astroz yang menjadi properti pameran BtS, dan Strida, sebuah sepeda lipat milik “tetangga sebelah”. Kebetulan stand BtS tetanggaan dengan stand Majalah Ride Bike Indonesia, yang masih satu induk dengan Warta Kota. Mas Abi dari Ride Bike berbaik hati meminjamkan sepeda properti standnya.

Wahana baru itu berada di Pantai Carnaval, yang letaknya paling timur dari Ancol. Tempatnya sepi di hari biasa, dan baru ramai jika ada konser-konser. Setelah bertanya sana-sini, ditemukanlah trek itu yang letaknya berada di tepi pantai. Trek sepanjang 1.500 meter itu dibuat dari bahan conblock, dan memiliki beberapa “gundukan” yang bikin acara bersepeda kamu jadi seru.

“Sebenarnya seru banget treknya karena ada jedukan-jedukan begitu. Tapi treknya kurang panjang jadi cepat selesai,” kata Dimas.

“Iya, coba di semua Ancol ada trek seperti ini,” kata Laras menimpali.
Mereka juga menyoroti lokasi trek yang masih minim pohon. “Kalau kita ke sini siang-siang pasti panas banget,” ujar Laras.

Memang sih, namanya juga trek baru yang bener-bener masih gress, masih dikebut penyelesaian akhirnya, sehingga pohon-pohonnya masih pendek-pendek. Yakin deh tahun depan kondisi trek ini sudah lebih nyaman.

Oh ya, trek di Pantai Carnaval ini adalah tahap awal dari rencana Ancol Taman Impian menuju tempat wisata berwawasan lingkungan. Nantinya, menurut General Manager Ancol Taman Impian, YJ Harwanto, tak ada lagi kendaraan bermotor sliweran di dalam lingkungan Ancol. Kendaraan pengunjung harus parkir di kawasan yang ditentukan, dan mereka berputar-putar di Ancol dengan sepeda atau shuttle bus yang disediakan. Ancol menamakan rencana ini Ancol Commuter.

Saat ini Ancol sudah menyiapkan jalur sepeda sepanjang 9 kilometer, dan 200 sepeda yang bisa dipinjam untuk transportasi di Ancol. “Pasti akan ditambah lagi,” kata Pak Harwanto beberapa waktu lalu. Nah, asyik kan?

Bukan cuma itu, di Ancol juga ada wahana bersepeda yang lebih menantang yang namanya Bika Holic. Di sini kamu bisa coba trek yang disebut Pumping dan Half Tube, yang didesain oleh Chandra, seorang biker yang namanya udah ngetop di kalangan pesepeda. Di wahana ini kamu bisa belajar teknik dirt jump.

Kalau kamu tertarik untuk main sepeda di Ancol, selain menggowes langsung dari rumah sampai Ancol (pasti yang rumahnya di bagian selatan Jakarta langsung menolak usul ini deh), kamu juga bisa naik busway dan kereta api. Sepedanya? Ya dimasukkan ke moda transportasi itu. Di Ancol ada shelter perhentian busway dan stasiun kereta api.

Tarif tiket masuk Ancol Rp 13.000/orang. Namun kalau kamu datang pukul 06.00-09.00, kamu Cuma bayar Rp 6.000.

Tidak ada komentar: